Art

Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM)

[EN] From the side of the building, the architecture of Teater Jakarta still looks wonderful. I’m happy that the architect of the building is an Indonesian. It is a great achievement by the architect. He happens to be a friend of a friend and I should get the name from my friend and post his name on this blog.

Teater Jakarta is located in the art and science complex, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

[ID] Dari sisi gedung, arsitektur dari Teater Jakarta kelihatan indah. Saya senang bahwa arsitek dari gedung itu adalah orang Indonesia. Ini adalah suatu keberhasilan yang sangat baik bagi sang arsitek. Ia kebetulan teman dari teman saya dan mestinya saya cari tahu namanya dan tuliskan namanya diblog ini.

Teater Jakarta berada dikompleks art dan sains, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

{ 0 comments }

Continue Reading
Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM)

[EN] I took another photograph of Teater Jakarta on Sunday. It still looks spectacular from a bit farther and it looks better when there was no additional tent constructed in front of it (unlike the previous day, as shown in my post here). Teater Jakarta is situated in Taman Ismail Marzuki, a complex for art and science in Central Jakarta.

[ID] Saya mengambil foto satu lagi dari Teater Jakarta hari Minggu. Bangunan tersebut kelihatan masih kelihatan spektakular dilihat dari jarak sedikit lebih jauh dan bangunan tersebut kelihatan lebih bagus bila tidak ada tenda yang dipasang didepannya  (tidak seperti hari sebelumnya, seperti yang saya perlihatkan dipost ini).

{ 0 comments }

Continue Reading
Namarina - Land of Sweets, Taman Ismail Marzuki, TIM Jakarta

[EN] Namarina (a dance institute) presented “Land of Sweets”, an adaptation of “The Nutcracker and the King of Mice”, last Sunday at Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

This is a photo of one of the ballerinas performing as the Snow Fairy (if I’m not mistaken). Here I am guessing again that the ballerina’s name is Felicia Harenya Suniastari. (I hope she can confirm that is she).

The photo was taken during the dress rehearsal on the previous day. To find out more about Namarina, click here.

[ID] Namarina membawakan pertunjukan dengan judul “Land of Sweets”, sebuah adaptasi dari “The Nutcracker and the King of Mice”, hari Minggu yang lalu di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Foto ini menunjukkan salah satu ballerina yang berperan sebagai Peri Salju (kalau saya tidak salah). Saya menebak lagi bahwa ballerina ini bernama Felicia Harenya Suniastari. (Mudah-mudahan ia dapat menkonfirmasikan bahwa namanya benar).

Foto ini diambil pada waktu gladi bersih pada hari sebelumnya. Untuk mendapatkan informasi mengenai Namarina, klik disini.

{ 2 comments }

Continue Reading

Namarina – Land of Sweets

12 December 2011

Post image for Namarina – Land of Sweets

[EN] I saw a dance performance by Namarina, a dance school for ballet and jazz dance. The dance school celebrates its 55th anniversary this year. That’s quite a feat for an institution to have been able established since 1956. That year, Indonesia was still in the Soekarno era.

The school is intended for young girls from 5 year of age to teenagers. It is good that the performance enables dance theaters to find potentials amongst the young from such young age. May be not many of them can be true professional dancers, but if they can find one or two from each age group, then that would be worth it.

The theme of the dance performance on 11th December 2011 was adapted from “The Nutcracker and the King of Mice”, by E.T.A. Hoffman. The performance shows different dance classes performing ballet and jazz dance.

I like the performance of the cat, the antagonist in the story. It was well performed by Ciancita Derissa Florin. The photo was taken during the dress rehearsal. You may not take photographs or video during the actual performance.

To find more information on Namarina, visit its website here: Namarina.

[ID] Saya menonton pertunjukan tarian yang diselenggarakan oleh Namarina, sekolah tari untuk balet dan jazz dance. Sekolah tari tersebut merayakan ulang tahunnya yang ke 55 tahun ini. Itu adalah suatu kebolehan untuk suatu institusi yang telah didirikan pada tahun 1956. Tahun itu, Indonesia masih dalam era Soekarno.

Sekolah tari tersebut dibentuk untuk anak-anak perempuan dari umur 5 tahun sampai remaja. Dengan adanya pertunjukan tersebut, teater-teater tari dapat mencari anak-anak yang berpotensi dari umur dini. Mungkin tidak banyak dari mereka akan menjadi penari profesional sejati, tetapi kalau mereka bisa mendapatkan satu atau dua dari orang dari setiap grup umur, itu saja sudah bagus.

Tema dari pertunjukan pada tanggal 11 Desember 2011 diadaptasi dari “The Nutcracker and the King of Mice”, oleh E.T.A. Hoffman. Pertunjukan tersebut memperlihatkan kelas-kelas tarian untuk balet dan jazz dance.

Saya suka tarian yang dibawakan oleh si kucing, antagonis didalam ceritanya. Tarian tersebut dibawakan oleh Ciancita Derissa Florin. Foto ini diambil pada saat gladi bersih. Anda tidak boleh mengambil foto ataupun video pada pertunjukannya.

Untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai Namarina, klik disini: Namarina.

{ 0 comments }

Continue Reading