Jember Carnival | Jember Fashion Carnaval, Ancol

4 September 2011

Jember Carnival[EN] The Jember Carnival, or as it is officially called, Jember Fashion Carnaval, is a mardi gras like festival that takes place in Jember, a town in East Java. The event is held around July every year. However, unlike its Rio and New Orleans counterparts, they put on more materials on the body. There is practically no sensuality in the design of the costumes, yet for the women, they can still look gorgeous. I sure hope they keep it that way as that reflects our cultural preference.

The carnival is spectacular and the beauty of it is it involves the much of the Jember community. The community helps make the beautiful elaborate costumes with lots of colors which require lots of cloths, materials and accessories to make. The beautifully made head gears add to the aesthetics of the costumes. Each year, the organizer chooses a set of themes and the designers and dress makers would design costumes based on the agreed themes. For example, in 2010, the themes were Dream Sky, Toraja, Butterfly, Thailand, Cactus, Kabuki, Mongol, Apocalypse and Voyage. The carnival is organized by the government and the community of Jember and it is intended for the whole family to enjoy.

Jember is a town which used to be famous for its tobacco plantations. It is situated near the Bromo Mountains, about 1.5 to 2 hours drive from the famous Bromo volcanoes. If you plan to go to Bali, perhaps before you spend your time in Bali, you may first want to visit Bromo for a more adventurous trip, then visit Jember for a contemporary and cultural trip.

The Jember Carnival was the innovation of a Jember designer by the name of Dynand Fariz. He started a fashion house in 1998, then in 2001, he held the first fashion week in Jember. In 2002, he managed to organize a fashion show in the town square of Jember. Since then, the Jember Carnival has grown to become a spectacular annual event. At other times of the year, the cast of the carnival holds shows in other parts of Indonesia, like in Jakarta, Solo and Bali. In previous years, they even had shows in international events, like in Shanghai, London and Mumbai.

I have not had a chance to see Jember Carnival in the original town, but I was lucky to see it in Ancol last Friday.


Jember Carnival | Jember Fashion Carnaval [ID]

Karnaval Jember, atau seperti yang secara resmi disebut Jember Fashion Carnaval, adalah acara seperti Mardi Gras yang berlangsung di Jember, sebuah kota di Jawa Timur, sekitar bulan Juli setiap tahunnya. Namun, tidak seperti yang dilaksanakan di Rio dan New Orleans, designer untuk Karnaval Jember membuat design yang lebih menutupi tubuh. Pastinya tidak ada ketidak-senonohan dalam desain kostum yang dibuat. Saya berharap hal itu tetap dijaga sebagai yang hal yang mencerminkan kecenderungan budaya sopan kita.

Karnaval yang spektakuler dan indah itu sangat melibatkan masyarakat. Masyarakat membantu membuat kostum yang rumit dan indah dengan penuh warna yang memerlukan banyak kain, aksesoris dan bahan lainnya. Topi yang dipakai sangatlah indah yang dibuat untuk menambah estetika dari kostum yang dipakai. Setiap tahun, penyelenggara memilih serangkaian tema dan desainer akan merancang kostum berdasarkan tema-tema yang disepakati. Contohnya, pada tahun 2010, temanya adalah Langit Impian, Toraja, Kupu-kupu, Thailand, Kaktus, Kabuki, Mongol, Apocalypse dan Voyage. Karnaval ini diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat Jember dan dibuat untuk dapat dinikmati oleh seluruh keluarga.

Jember adalah sebuah kota yang dulu dikenal dengan perkebunan tembakaunya. Kota itu terletak di dekat Pegunungan Bromo, sekitar 1,5 sampai 2 jam perjalanan dari gunung berapi Bromo yang sangat dikenal. Jika Anda berencana untuk pergi ke Bali, mungkin sebelum Anda menghabiskan waktu Anda di Bali, Anda mungkin ingin mengunjungi Bromo terlebih dulu untuk perjalanan yang seperti suatu petualangan, kemudian Anda dapat mengunjungi Jember untuk perjalanan yang memiliki nilai budaya yang kontemporer.

Karnaval Jember adalah inovasi seorang desainer Jember dengan nama Dynand Fariz. Dia memulai sebuah rumah mode pada tahun 1998 dan kemudian pada tahun 2001, ia melaksanakan pekan mode pertama di Jember. Pada tahun 2002, ia berhasil menyelenggarakan fashion show di alun-alun kota Jember. Sejak itu, Karnaval Jember telah tumbuh menjadi acara tahunan yang spektakuler. Pada waktu lain selain bulan Juli, cast dari karnaval terus melakukan pertunjukan di bagian Indonesia lainnya, seperti di Jakarta, Solo dan Bali. Dalam tahun-tahun sebelumnya, mereka bahkan telah melakukan pertunjukan di event internasional, seperti di Shanghai, London dan Mumbai.

Saya belum punya kesempatan untuk melihat Jember Karnaval di kota asalnya, tapi saya beruntung dapat menyaksikannya di Ancol hari Jumat lalu.


Links related to Jember Carnival.

Links from this post, Jember Carnival, to the official site of Jember Carnival with its official name Jember Fashion Carnaval.

Link to other posts on Jember Carnival in this blog.

{ 1 comment… read it below or add one }

La Principessa Errante September 4, 2011 at 9:54 pm

These women, and their clothing are just beautiful. So glad to learn all about this festival, maybe sometime in my life I might be able to see it in person. Thank you for enlightening me on something new and beautiful

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: