MH Thamrin Statue, Jakarta

3 June 2012

MH Thamrin Statue - Jakarta

[EN] The statue of M.H. Thamrin was officially opened by Mr. Fauzi Bowo, the Governor of Jakarta this morning. The statue is located at one of the sides of the Jl. M.H. Thamrin and Jl. Merdeka Selatan round-about, near the Monas area. The opening ceremony was enlightened by a poet reading a poem about Jakarta, and during the poem reading, he was accompanied with the Statue Dance, a dance performed by a local professional dance company. The dancers’ whole bodies were covered with bronze colored paint. It was a great performance by the local artists. Now, M.H. Thamrin, the local hero, is not only commemorated by having his name for Jakarta’s main street, but also with the 2 metre high statue at the end of the main road.

Mohammad Husni Thamrin was born in Jakarta, at an area known as Sawah Besar. Coincidentally, Jakarta’s Governor, Mr. Fauzi Bowo was also born in the area. Mr. Thamrin was born on 16th February 1894, and died at the age of 46, on 11th January 1941. He was a member of the Jakarta City Council in 1919 and later became the deputy mayor. In 1927, he was elected to the Volksraad (People’s Council in the Dutch era). He then formed the National Fraction that united ten groups of Indonesian nationalists under one banner. In 1935, he was a founding member of Partai Indonesia Raya (Parindra – Great Indonesia Party). He and Dr. Soetomo, believed that independence could be achieved through cooperation with the Dutch colonial government. M.H. Thamrin was a national hero who greatly contributed to the independence of Indonesia.

[ID] Patung MH Thamrin tadi pagi diresmikan oleh Bpk. Fauzi Bowo, Gubernur Jakarta. Patung tersebut berlokasi dipinggir dari bundaran Jl. M.H. Thamrin dan Jl. Merdeka Selatan, dekat dengan Monas. Peresmian tersebut dimeriahkan dengan pembacaan puisi mengenai Jakarta, yang diselingi dengan Tarian Patung, yang dibawakan oleh suatu sanggar penari profesional. Penari-penari dari tarian tersebut dicat dengan warna kuningan seperti patung. Suatu karya yang sangat indah dari artis-artis nasional. Sekarang, Bpk Thamrin, seorang pahlawan nasional yang tidak saja diingat dengan sebuah nama jalan protokol di Jakarta, tetapi juga dengan adanya patung tersebut diujung Jl. M.H. Thamrin.

Mohammad Husni Thamrin dilahirkan di Sawah Besar, Jakarta. Kebetulan sekali, gubernur Jakarta, Bpk. Fauzi Bowo juga dilahirkan didaerah yang sama. Bpk. Thamrin dilahirkan pada tgl. 16 Februari 1894, dan meninggal diumur 46 pada tanggal 11 Januari 1941. Beliau adalah seorang pejabat Pemerintah Daerah Jakarta, yang kemudian menjadi wakil walikota Jakarta. Di tahun 1927, ia dipilih menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat dizaman penjajahan Belanda). Kemudian beliau membersatukan sepuluh grup nasionalis Indonesia dibawah satu persatuan. Di tahun 1935, ia menjadi salah satu pendiri dari Partai Indonesia Raya (Parindra). Ia dan Dr. Soetomo, percaya bahwa kemerdekaan dapat dicapai dengan bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda. M.H. Thamrin adalah seorang pahlawan nasional yang telah memberi kontribusi sangat besar terhadap kemerdekaan Indonesia.

Comments on this entry are closed.

Previous post:

Next post: