[EN] This is a better view of the giant lily pads. No rubbish on the pads on the farther part of the pond. The lawn is not reachable by visitors of the botanical garden. I wonder if anyone like honorary guests, diplomats or foreign emissaries do actually step on that part of the lawn at any one time. I also wonder if the President or his wife or his children ever wander to that part of the lawn.
That was the first time that I have ever been to Bogor Botanical Garden (Kebun Raya Bogor). It was a Monday, a working day, so it was so peaceful and quiet. It was just right for me.
[ID] Ini adalah pemandangan lain dari teratai raksasa. Tidak ada sampah diatas teratainya dibagian kolam yang jauh. Bagian taman yang bagian ini tidaklah dapat dicapai oleh pengunjung kebun raya. Saya ingin tahu apakah tamu terhormat, diplomat atau tamu negara ada yang berjalan kebagian taman ini. Saya juga ingin tahu apakah Presiden atau istrinya atau anak-anaknya pernah menikmati bagian taman sebelah sini.
Saat itu adalah saat pertamaku pergi ke Kebun Raya Bogor. Hari itu hari Senin, pada hari kerja, dan sangatlah hening dan tenang. Sangatlah tepat untuk saya.
Continue Reading
[EN] Kebun Raya Bogor or the Bogor Botanical Garden was first established by C.G.K. Reinwardt. According to the writing on the rock (oops, I don’t know the proper term for the rock, do you call it a monument?), he was a German botanist. According to Wikipedia, he was a Prussian born Dutch botanist. I suppose as Prussia was a German kingdom, that’s why Reinwardt could also be thought of as a German. Well, I’m glad he founded the botanical garden, otherwise we may not have one near Jakarta.
[ID] Kebun Raya Bogor pertama kali didirikan oleh C.G.K. Reiwardt. Dari tulisan diatas batu tersebut, beliau adalah seorang botanis Jerman. Menurut Wikipedia, beliau adalah botanis Belanda kelahiran Prussia. Karena Prussia adalah suatu kerajaan Jerman, maka Reiwardt dapat dibilang sebagai orang Jerman. Yang penting adalah, ia telah mendirikan kebun raya, kalau tidak bisa jadi tidak ada kebun raya dekat dengan Jakarta.
Continue Reading
[EN] Kebun Raya Bogor or the Bogor Botanical Garden has large lily pads in their pools. Unfortunately, inconsiderate ignorant people throw litter on them. I think the botanical garden management should put up notices that littering will be fined and start fining people who litter.
[ID] Kebun Raya Bogor memiliki teratai raksasa di kolam-kolamnya. Sayangnya, orang ‘inconsiderate’ dan ‘ignorant’ membuang sampah diatasnya. Mestinya manajemen dari Kebun Raya perlu memasang papan yang memberitahu bahwa membuang sampah sembarangan akan didenda dan mulai mengenakan denda tersebut bagi orang-orang tersebut.
Continue Reading
[EN] There is a water fountain in the middle of the pond at Kebun Raya Bogor (Bogor Botanical Garden). I wanted to test my new Kenko ND8 filter, but could not find a water fall or a clean stream for a subject around the area. So I just used this fountain, hoping that the outcome would look great. Unfortunately, the result is just mediocre. Not because of the filter quality, but the fountain is not a good enough subject to test the filter.
I took the picture using f/32 at 0.4 seconds with the ND8 filter on the lens using a tripod. The flow of the fountain looks like a stream of water, not frozen in time. Of course, I increased the brightness of the shadows in the photo to 18.85 units using Apple Aperture to make the details on the bark of the tree observable.
[ID] Ada air mancur ditengah kolam di Kebun Raya Bogor. Saya ingin melakukan tes atas Kenko ND8 filter yang saya baru beli, tetapi tidak dapat menemukan air terjun atau sungai yang bersih yang dapat dijadikan subyek disekitar daerah ini. Jadi saya memakai air mancur ini dengan harapan hasilnya akan sangat bagus. Sayangnya, hasilnya biasa-biasa saja. Bukan karena kwalitet filternya, tetapi karena air mancur ini bukanlah subyek yang bagus untuk melakukan tes terhadap filter ini.
Saya mengambil foto ini dengan f/32 dalam 0.4 detik dengan filter ND8 pada lensa dan juga memakai tripod. Pancuran air menjadi seperti aliran air, tidak dibekukan dalam waktu. Saya juga menaikkan sinar pada bayangan di gambar ke level 18.85 dengan menggunakan Apple Aperture supaya detil dari batang pohon dapat terlihat cukup jelas.
Continue Reading